SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Warga Talang Kodoa, Desa Air Raman, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di pondok kebun miliknya, Minggu (31/5/2026) siang.
Korban diketahui bernama Sarpin (60), seorang petani yang selama ini tinggal di kawasan Talang Kodoa, Desa Air Raman. Penemuan jasad korban pertama kali diketahui sekitar pukul 11.00 WIB setelah salah seorang warga bernama Budin berupaya memanggil korban namun tidak mendapat jawaban.
Karena merasa curiga, Budin kemudian mengajak warga sekitar untuk mengecek kondisi korban. Setelah pondok didobrak, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
“Awalnya dipanggil-panggil tidak ada jawaban. Karena khawatir terjadi sesuatu, kami bersama warga lain membuka paksa pondok dan mendapati korban sudah meninggal dunia,” ujar Budin kepada petugas.
Mengetahui kejadian tersebut, Budin segera melaporkan kepada Kepala Dusun Air Raman, Irawan. Selanjutnya perangkat desa menghubungi Polsek Bermani Ilir yang langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, SH, SIK, MH melalui laporan resmi yang diterima menyampaikan bahwa personel Polsek Bermani Ilir bersama Tim INAFIS Polres Kepahiang segera melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Personel langsung memasang garis polisi, melakukan olah TKP sesuai SOP, serta berkoordinasi dengan Tim INAFIS dan pihak RSUD Kepahiang untuk proses identifikasi korban,” jelas Kapolres.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
“Identifikasi sementara yang dilakukan bersama pihak RSUD Kepahiang mengarah bahwa korban diduga meninggal karena sakit. Namun demikian, proses penanganan tetap dilakukan sesuai prosedur yang berlaku,” tambahnya.
Karena diketahui korban merupakan pendatang yang berasal dari Kabupaten Lebong dan tidak memiliki keluarga dekat di Kepahiang, jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kepahiang sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.
Hingga berita ini diterbitkan, jenazah masih berada di RSUD Kepahiang. Sementara itu, penanganan lebih lanjut terhadap peristiwa tersebut berada di bawah koordinasi Satreskrim Polres Kepahiang.(mat)













