SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kepahiang, duet Nata–Hafizhmenuai apresiasi khusus dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan. Penilaian tersebut disampaikan Helmi saat kunjungan Safari Ramadan di Kabupaten Kepahiang.
Dalam agenda Safari Ramadan tersebut, Helmi Hasan didampingi Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menyambangi rumah dinas Bupati Kepahiang untuk melaksanakan buka puasa bersama. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke kawasan Tangsi Baru, jurnalis Semarak Post berkesempatan menanyakan langsung tanggapan Gubernur Bengkulu terkait satu tahun periode kepemimpinan Nata–Hafizh di Kabupaten Kepahiang.
Jawaban Helmi Hasan terbilang singkat, lugas, namun sarat makna.
“Cam Koha,” ucap Helmi sembari mengangkat dua jempol, menandakan kepuasan dan pujian atas kinerja kepemimpinan daerah tersebut.
Sebagaimana diketahui masyarakat Kepahiang, di bawah komando Nata–Hafizh, daerah berjuluk Bumi Sehasen ini mulai menunjukkan berbagai kemajuan signifikan. Mulai dari penataan pasar tradisional, hingga langkah strategis memperjuangkan hak pemerintah daerah atas lahan HGU dan HGB yang sebelumnya disinyalir telah nihil.
Tak hanya itu, Nata–Hafizh juga telah menetapkan 16 program kerja prioritas yang menjadi arah dan kompas pembangunan Kabupaten Kepahiang untuk lima tahun ke depan, yakni:
- Revitalisasi dan penataan kawasan Lapangan Santoso sebagai ikon pusat Kota Kepahiang
- Intensifikasi dan modernisasi pengelolaan serta pengembangan sektor pertanian
- Hilirisasi dan peningkatan mutu produk unggulan daerah
- Peningkatan infrastruktur dasar bidang pendidikan dan kesehatan
- Program penurunan stunting berkelanjutan dengan target zero stunting di akhir RPJMD
- Penurunan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen
- Pro investasi dengan tetap mengedepankan peran UMKM
- Pengembangan sektor pariwisata andalan serta revitalisasi kepariwisataan
- Peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan demi konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi
- Revitalisasi dan pembangunan kawasan wisata religius Masjid Agung dan sekitarnya
- Optimalisasi sektor lingkungan hidup untuk pembangunan berkelanjutan
- Penggalian dan optimalisasi potensi PAD sebagai sumber pembiayaan pembangunan
- Pelayanan kolaboratif menuju layanan prima, murah, cepat, dan gratis
- Revitalisasi pasar rakyat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi wilayah
- Optimalisasi lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B)
- Pengembangan ekonomi mikro melalui bantuan permodalan koperasi dan usaha kecil mikro
Enam belas program prioritas tersebut menjadi landasan sekaligus arah kebijakan pembangunan daerah yang diharapkan mampu membawa Kabupaten Kepahiang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.(mat)













