SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Kabar tidak mengenakkan datang dari dunia jurnalistik Kabupaten Kepahiang. Sebanyak tujuh wartawan mengaku mendapat perlakuan tidak pantas saat menjalankan tugas peliputan dan konfirmasi kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kepahiang.
Alih-alih mendapatkan klarifikasi, para jurnalis justru dihadapkan pada sikap arogan dari oknum kepala dinas tersebut. Ketujuh wartawan itu mengaku sempat dibentak, diintimidasi, bahkan mendapat ancaman saat berada di ruang kerja sang kadis.
Lebih miris lagi, dalam situasi yang disebut mencekam tersebut, mereka diduga sempat “disandera” di dalam ruangan. Pintu dikunci dari dalam, sementara mereka dipaksa mendengarkan ucapan bernada keras dan intimidatif.
Salah satu wartawan yang berada di lokasi kejadian, Ferik Leorisando, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menggambarkan suasana yang penuh tekanan dan tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik.
“Benar, kami tadi ada tujuh orang. Ia meninju meja, menunjuk sinis kepada kami, mengancam jangan ada yang merekam, kemudian mengunci pintu ruangan dan membuang kunci ke luar,” jelas Ferik, Kamis (30/4/2026).
Peristiwa ini dinilai sebagai bentuk penghalangan terhadap kerja jurnalistik yang dilindungi undang-undang. Tindakan intimidasi terhadap wartawan bukan hanya mencederai kebebasan pers, tetapi juga mengancam keterbukaan informasi publik.
Para jurnalis menegaskan bahwa tugas mereka adalah menyampaikan informasi secara objektif dan berimbang kepada masyarakat. Namun jika dalam menjalankan tugas justru mendapat tekanan, maka hal ini menjadi preseden buruk bagi demokrasi di daerah.
“Jika wartawan diintimidasi, lalu siapa yang akan menyampaikan informasi kepada publik sesuai aturan?” ujar salah satu wartawan lainnya.
Tak tinggal diam, ketujuh wartawan tersebut kini telah melaporkan dugaan intimidasi dan penghalangan kerja jurnalistik ini ke Polres Kepahiang. Laporan itu mengacu pada Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 yang menjamin kebebasan pers dan perlindungan terhadap wartawan.(mat)













