SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Pagi yang seharusnya menjadi awal aktivitas warga di Kelurahan Pasar Sejantung berubah menjadi kepanikan. Kobaran api tiba-tiba melahap sebuah rumah yang dihuni lansia, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Di balik kebakaran itu, tersimpan duka mendalam. Seorang perempuan lanjut usia ditemukan tak bernyawa setelah diduga terjebak di tengah ganasnya kobaran api.
Korban diketahui bernama Siti Khodijah (67). Lansia yang selama ini tinggal seorang diri itu diduga tidak memiliki cukup waktu untuk menyelamatkan diri ketika api mulai membesar dan memenuhi seluruh bagian rumah.
Kepulan asap hitam membumbung tinggi ke langit, sementara warga sekitar berupaya memberikan pertolongan sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya penyelamatan korban tidak mudah dilakukan.
Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepahiang, Dedi Sukrizal, ST, mengatakan begitu menerima laporan, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi untuk memadamkan api sekaligus melakukan pencarian terhadap korban yang dikabarkan masih berada di dalam rumah.
“Setelah mendapatkan informasi, tim Damkar langsung melakukan evakuasi. Didapati satu korban jiwa, diduga terjebak di tengah api dan pingsan,” ujar Dedi.
Korban akhirnya berhasil dievakuasi dari dalam rumah. Namun, saat ditemukan kondisinya sudah tidak sadarkan diri dan kemudian dinyatakan meninggal dunia. Jenazah Siti selanjutnya dibawa ke rumah keluarganya di kawasan Kelurahan Padang Lekat untuk disemayamkan.
Sementara itu, aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengungkap penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal mengarah pada korsleting arus listrik, meski penyelidikan masih terus berlangsung.
Kapolsek Kepahiang, Iptu Tulus Wibowo, SH, mengatakan sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.
“Dugaan sementara yaitu korsleting listrik. Untuk sementara ini tim sudah mengamankan stop kontak listrik dari rumah tersebut,” jelas Tulus.
Peristiwa memilukan tersebut tidak hanya merenggut nyawa seorang lansia, tetapi juga menghanguskan hampir seluruh bangunan beserta harta benda di dalamnya. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Hingga Selasa siang, garis polisi masih terpasang di lokasi kebakaran. Petugas kepolisian bersama tim terkait terus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.












