Sekolah Negeri di Kepahiang Sepi Peminat, SDN 7 Muara Kemumu Hanya Dapat 1 Siswa

Penulis: Rahmat

Editor: Rahmat

SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di sekolah negeri Kabupaten Kepahiang mulai memunculkan persoalan serius. Sejumlah Sekolah Dasar (SD), baik yang berada di wilayah perkotaan maupun daerah pinggiran, dilaporkan mengalami kekurangan peserta didik baru.

Kondisi paling memprihatinkan terjadi di SD Negeri 7 Muara Kemumu, yang berada di Dusun Damar Kencana, Kecamatan Muara Kemumu. Hingga Selasa (14/7/2026), sekolah tersebut baru menerima satu orang siswa baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

Kepala SDN 7 Muara Kemumu, Sinar Kemala, S.Pd, mengatakan minimnya jumlah peserta didik bukanlah persoalan baru. Menurutnya, letak sekolah yang berada di kawasan terpencil menjadi penyebab utama setiap tahunnya jumlah pendaftar selalu rendah.

“Siswa yang ada di sekolah ini mayoritas berasal dari talang. Biasanya setelah hari pertama masuk sekolah masih ada masyarakat yang mendaftarkan anaknya. Sampai hari ini masih satu orang siswa baru kita,” ujar Sinar Kemala.

Ia menjelaskan, saat ini total peserta didik di SDN 7 Muara Kemumu, mulai dari kelas I hingga kelas VI, hanya berjumlah 30 orang. Sementara itu, sekolah memiliki 9 tenaga pendidik ditambah seorang kepala sekolah.

Meski jumlah murid sangat terbatas, Sinar Kemala memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan normal. Bahkan, dari sisi tenaga pendidik maupun fasilitas sekolah dinilai sudah cukup memadai.

“Kondisi kekurangan siswa ini sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Kendala utamanya karena jarak tempuh masyarakat menuju sekolah cukup jauh. Padahal tenaga pendidik kita cukup dan sarana prasarana juga memadai,” jelasnya.

Fenomena minimnya peserta didik di sejumlah sekolah negeri ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah, khususnya di sektor pendidikan. Selain faktor geografis dan akses yang masih sulit, menurunnya angka kelahiran serta perpindahan penduduk juga diduga menjadi penyebab berkurangnya jumlah siswa di beberapa sekolah.

Apabila kondisi ini terus berlanjut tanpa adanya langkah strategis, bukan tidak mungkin sejumlah sekolah di wilayah terpencil akan semakin kesulitan mempertahankan jumlah peserta didik, meski masih memiliki tenaga pengajar dan fasilitas yang layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *