HomeBengkulu › Pelajar Hilang Misterius! Jejak Terakhir Mengarah ke Telaga Hijau

Pelajar Hilang Misterius! Jejak Terakhir Mengarah ke Telaga Hijau

SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Misteri hilangnya seorang pelajar asal Kabupaten Kepahiang, Rehan Setyawan (16), mulai menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan tim gabungan.

Rehan diketahui hilang sejak Sabtu (12/9/2026) malam. Sebelum keberadaannya tak lagi diketahui, pelajar tersebut disebut masih bersama tiga orang rekan sebayanya.

Sejak saat itu, keluarga bersama warga langsung bergerak melakukan pencarian. Sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan Rehan disisir, namun hingga Minggu (13/9/2026), keberadaan pelajar tersebut masih belum ditemukan.

Pencarian yang awalnya dilakukan secara swadaya oleh keluarga dan masyarakat kini melibatkan kekuatan lebih besar. TNI/Polri, BPBD Kabupaten Kepahiang hingga Basarnas turun langsung melakukan penyisiran.

Yang kemudian menjadi perhatian dalam pencarian ini adalah sebuah pondok yang diduga menjadi lokasi terakhir Rehan bersama tiga rekannya berkumpul.

Minggu pagi, jajaran Unit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang terlihat mendatangi lokasi pondok tersebut.

Kedatangan polisi sontak menarik perhatian warga. Terlebih, dalam proses tersebut polisi turut membawa dua orang pemuda yang disebut merupakan rekan Rehan.

Keduanya diduga merupakan orang yang masih bersama Rehan sebelum pelajar tersebut akhirnya dinyatakan hilang.

Kehadiran dua rekan Rehan bersama polisi di lokasi pondok pun menambah perhatian terhadap misteri hilangnya pelajar berusia 16 tahun tersebut.

Namun demikian, belum diketahui secara pasti keterangan yang diberikan kedua pemuda itu kepada kepolisian. Status maupun keterlibatan mereka dalam peristiwa hilangnya Rehan juga belum dapat disimpulkan.

Polisi hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap rangkaian kejadian sebelum Rehan dinyatakan hilang.

Jejak Pencarian Mengarah ke Telaga Hijau

Di tengah proses pendalaman tersebut, pencarian Rehan mulai diperluas hingga ke wilayah perairan.

BPBD Kabupaten Kepahiang telah melakukan penyisiran di kawasan danau yang dikenal masyarakat dengan sebutan Telaga Hijau.

Kepala BPBD Kabupaten Kepahiang, Hendra, ST, mengatakan pencarian telah dilakukan sejak Sabtu malam selepas Salat Isya.

“Sejak tadi malam kami sudah melakukan pencarian di darat, sejumlah titik sudah kami sisir namun korban masih belum ditemukan. Selanjutnya kami sudah berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan penyisiran di air, khususnya di Telaga Hijau ini,” ujar Hendra.

Penyisiran di Telaga Hijau dilakukan setelah pencarian di sejumlah titik daratan belum membuahkan hasil.

Tim gabungan kini harus bekerja ekstra untuk menemukan jejak keberadaan Rehan. Tidak hanya menyisir daratan, pencarian juga dilakukan di kawasan perairan dengan melibatkan personel yang memiliki kemampuan pencarian dan pertolongan.

Hingga Minggu siang, Telaga Hijau masih dipadati warga. Sebagian ikut membantu proses pencarian, sementara warga lainnya memilih menunggu dari kejauhan, berharap kabar baik segera datang.

Di sisi lain, pihak kepolisian masih mendalami informasi mengenai aktivitas terakhir Rehan sebelum dinyatakan hilang.

Ke mana Rehan pergi setelah bersama tiga rekannya? Mengapa pencarian kemudian meluas hingga ke Telaga Hijau?

Pertanyaan tersebut masih menjadi misteri yang kini tengah berusaha dijawab oleh tim gabungan.

Hingga berita ini diterbitkan, Rehan masih dalam pencarian.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *