SEMARAKPOST – KEPAHIANG | Ada yang berbeda di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Selasa (1/9/2026). Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang bersama unsur Pemkab Kepahiang menggelar Pasar Rakyat Kepahiang 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini berlangsung selama dua hari, 1-2 September 2026. Tak sekadar menghadirkan pasar murah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai potensi dan produk unggulan Kabupaten Kepahiang.
Beragam produk UMKM lokal dipamerkan dalam kegiatan ini. Mulai dari produk olahan hingga berbagai pajangan produk asli Kepahiang turut menghiasi area Pasar Rakyat.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya menawarkan transaksi jual beli. Sejumlah layanan dan kegiatan lainnya turut dihadirkan, seperti pelayanan kesehatan, pelatihan kopi barista hingga program nikah gratis dengan kuota terbatas.
Beragam kegiatan tersebut membuat Pasar Rakyat Kepahiang 2026 tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga ruang interaksi masyarakat sekaligus wadah promosi potensi daerah.
Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, SH., MH., mengajak masyarakat untuk datang dan ikut memeriahkan kegiatan tersebut.
“Dalam rangka hari lahir Kejaksaan ke-81, kami bersama stakeholder mengadakan Pasar Rakyat Kepahiang 2026. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan acara ini. Banyak yang dihadirkan dalam pasar rakyat ini, produk UMKM dan pelayanan,” ujar Bagus.
Selain berbagai kegiatan tersebut, ada satu agenda yang tak kalah menarik, yakni lomba fotografi dan videografi bertema “Kejaksaan dan Humanisme”.
Lomba yang diperuntukkan bagi masyarakat umum dan pelajar ini mendapat respons cukup tinggi. Tercatat sebanyak 132 peserta ikut ambil bagian dalam perlombaan tersebut.
Kehadiran lomba ini sekaligus menjadi upaya menggali potensi kreativitas masyarakat Kabupaten Kepahiang, khususnya di bidang fotografi, videografi dan jurnalistik visual.
Ketua Panitia Lomba Fotografi dan Videografi, Doni Parianata, mengatakan tema “Kejaksaan dan Humanisme” dipilih agar peserta tidak hanya mengambil gambar kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menangkap sisi humanis di tengah kehidupan masyarakat.
Peserta diberikan ruang untuk mengangkat berbagai sisi kehidupan masyarakat Kabupaten Kepahiang, sekaligus mengabadikan aktivitas, produk maupun kegiatan Kejaksaan Negeri Kepahiang.
“Tema yang kita angkat adalah Kejaksaan dan Humanisme. Jadi peserta bisa mengangkat sisi kehidupan masyarakat di Kabupaten Kepahiang serta berbagai kegiatan dan produk dari Kejaksaan Negeri Kepahiang,” ujar Doni yang juga merupakan jurnalis Bengkulu Ekspres Koran.
Pendaftaran lomba sendiri telah ditutup pada 29 Agustus 2026. Selanjutnya, pemenang akan dipilih untuk juara I, II dan III pada masing-masing kategori, yakni kategori pelajar dan umum.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp19 juta, berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan.
Doni berharap, perlombaan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang bagi masyarakat dan pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menghasilkan karya jurnalistik visual yang mampu menggambarkan Kepahiang dari sudut pandang mereka.
“Harapannya, melalui kegiatan ini kreativitas masyarakat dan pelajar semakin berkembang. Selain itu, kecintaan terhadap dunia jurnalistik juga semakin tumbuh,” pungkasnya.












