SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Siapa sangka, hewan yang selama ini identik dengan peternakan kini “naik pangkat” menjadi bagian dari strategi menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Di tangan Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, SH, SIK, MH, bebek bukan lagi sekadar unggas petelur, melainkan menjadi “Pasukan Kamtibmas” yang diharapkan mampu menciptakan efek domino bagi perekonomian warga sekaligus menekan potensi tindak kriminal.
Melalui program Bebek Kamtibmas, Polres Kepahiang mulai mendistribusikan bebek petelur kepada masyarakat yang membutuhkan, Kamis (6/8/2026). Program ini menjadi salah satu inovasi pendekatan kepolisian yang tak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga menyentuh akar persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.
Tahap awal, penyebaran dilakukan di dua titik, yakni Kecamatan Ujan Mas dan Desa Bogor Baru. Ke depan, Polres Kepahiang menargetkan 20 titik penyebaran, dengan masing-masing kelompok penerima memperoleh 50 ekor bebek petelur.
Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda menjelaskan, program tersebut dirancang dengan konsep pengembangan berkelanjutan. Setiap penerima nantinya menyerahkan 10 butir telur sebagai bibit pengembangan sehingga manfaat program dapat terus bergulir ke kelompok masyarakat lainnya.
“Nanti sistemnya setiap dapat telur, sebanyak 10 telur diserahkan untuk dapat meningkatkan jumlah titik penyebaran. Kalau dihitung, selama tiga tahun bisa mencapai 300 titik,” ujar Kapolres.

Jika target itu tercapai, program Bebek Kamtibmas diyakini mampu menciptakan efek domino. Semakin banyak warga yang memiliki sumber penghasilan tambahan, semakin besar pula peluang menekan angka pengangguran dan mengurangi potensi kriminalitas yang dipicu persoalan ekonomi.
Kapolres menegaskan, penerima program diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan tambahan penghasilan serta memiliki lokasi yang layak untuk memelihara bebek.
“Yang pastinya yang membutuhkan, terus yang ada lokasinya,” katanya.
Tak hanya mengandalkan kekuatan internal kepolisian, AKBP Yuriko juga mengajak para pelaku usaha di Kabupaten Kepahiang untuk ikut berkontribusi memperluas jangkauan program tersebut.
“Para pengusaha yang mau partisipasi boleh,” ajaknya.
Program Bebek Kamtibmas menjadi wajah baru pendekatan Polres Kepahiang dalam membangun keamanan. Sebab, bagi AKBP Yuriko, kamtibmas tidak hanya diwujudkan melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga dengan membantu masyarakat memiliki sumber penghidupan yang lebih baik. Dari kandang-kandang bebek itulah, Polres Kepahiang berharap lahir keluarga yang lebih mandiri, ekonomi yang lebih kuat, dan lingkungan yang semakin aman.












