Alif Saifullah Juara 1 MTQ Provinsi, Tiket Nasional di Tangan

SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Prestasi membanggakan ditorehkan putra daerah Kabupaten Kepahiang di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Bengkulu ke-37 yang digelar di Kabupaten Seluma.

Alif Saifullah Al-Maslul, santri Pondok Pesantren Entrepreneur Hafidz Qur’an (EHQ) Desa Embong Ijuk, sukses meraih Juara 1 cabang Hifdzil Qur’an 10 Juz dengan nilai nyaris sempurna, yakni 99,5.

Alif yang merupakan putra pertama Ustadz Juli Ahirin tampil memukau di hadapan dewan hakim. Kemampuan hafalan Al-Qur’an yang kuat, kelancaran, hingga ketepatan tajwid membuat dirinya unggul dari para peserta lain yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.

Prestasi tersebut sontak menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga besar Pondok Pesantren EHQ Embong Ijuk, namun juga masyarakat Kabupaten Kepahiang.

Ustadz Juli Ahirin mengaku bersyukur dan terharu atas capaian yang diraih putranya tersebut. Ia menyebut keberhasilan Alif merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta doa banyak pihak.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian ini. Nilai 99,5 tentu menjadi kebanggaan bagi kami sekeluarga dan pondok pesantren. Tapi yang paling utama bukan sekadar juara, melainkan bagaimana anak-anak mencintai dan menjaga Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Juli Ahirin.

Ia juga berharap Alif dapat tampil maksimal saat mewakili Provinsi Bengkulu di ajang MTQ Nasional yang akan digelar di Semarang, Jawa Tengah.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Bengkulu, khususnya Kabupaten Kepahiang, agar Alif diberikan kesehatan, kelancaran dan mampu memberikan yang terbaik di tingkat nasional nanti,” tambahnya.

Sementara itu, Alif Saifullah Al-Maslul mengaku tidak menyangka bisa meraih nilai hampir sempurna pada ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut. Ia mengatakan, selama ini dirinya hanya fokus memperbaiki hafalan dan memperkuat mental saat tampil di depan dewan hakim.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas hasil ini. Semua ini berkat doa orang tua, para ustadz, dan teman-teman di pondok yang selalu memberikan dukungan,” ungkap Alif.

Alif juga mengaku akan mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi MTQ Nasional mendatang di Semarang, Jawa Tengah.

“InsyaAllah saya akan terus belajar dan murojaah lebih giat lagi agar bisa memberikan hasil terbaik untuk Bengkulu di tingkat nasional nanti,” katanya.

Dengan capaian gemilang itu, Alif diproyeksikan mewakili Provinsi Bengkulu pada ajang MTQ Nasional mendatang. Keberhasilan tersebut juga menjadi bukti bahwa santri daerah mampu bersaing di level provinsi hingga nasional.

Semangat belajar dan ketekunan dalam menjaga hafalan Al-Qur’an menjadi kunci utama keberhasilan Alif hingga mampu menorehkan prestasi luar biasa dan membawa harum nama Bengkulu.(mat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *