Tragis, Santri 18 Tahun Tewas Gantung Diri di Rumah Kakak Ipar

SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Warga Dusun III Desa Bogor Baru, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, digegerkan dengan penemuan seorang santri yang tewas diduga gantung diri, Selasa siang (10/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban diketahui bernama Revaldi Harianto (18), warga Jalan Halmahera, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban diketahui baru beberapa hari tinggal di rumah kakak iparnya di Desa Bogor Baru. Hal tersebut disampaikan salah seorang warga setempat, Aswari (51).

“Setau saya dia baru tiga hari di sini, dia main ke tempat kakak iparnya,” ujar Aswari.

Saat peristiwa terjadi, korban diketahui sedang berada seorang diri di dalam rumah. Korban pertama kali ditemukan oleh kakak iparnya yang baru saja pulang ke rumah dan mendapati korban sudah tergantung di bagian garasi rumah.

“Saya tadi lagi di depan rumah, lihat kakak iparnya baru pulang, manggil-manggil. Tahu-tahunya lihat adik iparnya sudah gantung diri,” jelas Aswari.

Mengetahui kejadian tersebut, Aswari bersama kakak ipar korban langsung berupaya melakukan evakuasi dengan menjebol pintu samping rumah.

“Langsung dijebol pintu samping dan saya ikut menurunkannya,” tambahnya.

Usai dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RSUD Kepahiang untuk penanganan lebih lanjut sembari menunggu penjemputan dari pihak keluarga korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.(mat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *