SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Kepahiang. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Desa Taba Tebelet, Kecamatan Kepahiang, berhasil masuk nominasi Kampung Bebas Narkoba tingkat nasional dan menembus 14 besar desa terbaik se-Indonesia dengan predikat zona hijau.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri mengingat Desa Taba Tebelet harus bersaing dengan ribuan desa dari berbagai daerah di Indonesia dalam program yang digagas Kepolisian Republik Indonesia tersebut.
Sebagai bagian dari proses penilaian, tim penilai dari Mabes Polri yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Dr. H. Gazali Ahmad, S.I.K., M.H. melakukan kunjungan ke Desa Taba Tebelet. Dalam kesempatan itu, Gazali mengaku terkesan dengan tingginya kesadaran dan dukungan masyarakat dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkoba.
“Apresiasi dukungan masyarakat atas pengetahuannya tentang bahaya narkoba di Desa Taba Tebelet ini luar biasa,” ujar Gazali.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah indikator yang menjadi dasar penilaian dalam lomba Kampung Bebas Narkoba. Mulai dari adanya program kerja yang jelas, keterlibatan pemerintah desa, hingga partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
“Yang menjadi penilaian itu salah satunya memiliki rencana kerja. Selain itu juga ada dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat terkait pemahaman serta pengetahuan tentang bahaya narkoba,” jelasnya.
Gazali berharap capaian yang telah diraih Desa Taba Tebelet tidak hanya berhenti pada ajang perlombaan semata, tetapi mampu dipertahankan secara berkelanjutan sebagai budaya masyarakat dalam memerangi narkoba.
“Semoga Taba Tebelet dapat meraih hasil terbaik dalam lomba ini. Yang paling penting, konsistensi dalam upaya pemberantasan narkoba dapat terus dilakukan,” harapnya.
Sementara itu, Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa sehingga Taba Tebelet mampu menjadi salah satu desa terbaik di tingkat nasional dalam kategori Kampung Bebas Narkoba.
Menurutnya, Polres Kepahiang akan terus melakukan berbagai program pembinaan dan sosialisasi guna mempertahankan predikat yang telah diraih tersebut.
“Semoga prestasi ini dapat dipertahankan. Ke depan kita akan menyiapkan program-program sosialisasi, khususnya di Desa Taba Tebelet, agar mampu mempertahankan predikat tersebut,” kata Kapolres.
Tak hanya itu, Yuriko juga berharap keberhasilan Desa Taba Tebelet dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kepahiang untuk ikut membangun komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.
“Harapannya ke depan semakin banyak desa yang mampu meraih prestasi serupa. Minimal lima desa ke depan bisa mengikuti jejak Taba Tebelet,” pungkasnya.
Masuknya Desa Taba Tebelet dalam jajaran 14 besar Kampung Bebas Narkoba se-Indonesia menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta terbebas dari ancaman narkotika. Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Kepahiang di tingkat nasional.
