KEPAHIANG, SEMARAKPOST.COM – Trik licin diduga digunakan seorang pria berinisial EG untuk membawa kabur sepeda motor milik seorang tenaga honorer di Kabupaten Kepahiang, Aryesi Pariyani (25).
Sepeda motor Yamaha M3 milik korban raib setelah sebelumnya dipinjam oleh terduga pelaku dengan alasan hendak menjemput seseorang di desa tetangga.
Modus yang digunakan terduga pelaku terbilang cukup meyakinkan. EG diduga mengaku sebagai teman kakak korban. Bahkan, sebelum meminjam motor, pelaku disebut sempat memastikan kondisi rumah korban dan mengetahui bahwa kakak Aryesi tidak berada di rumah.
Karena percaya dengan pengakuan tersebut, Aryesi kemudian tidak menaruh curiga dan memberikan sepeda motornya untuk dipinjam.
“Saya telpon kakak saya dan kakak saya membenarkan bahwa benar pria tersebut temannya sewaktu di lapas,” kata Aryesi.
Namun, janji hanya pergi sebentar ternyata menjadi awal petaka bagi korban. Setelah sekitar 10 menit berlalu, EG tak kunjung kembali membawa Yamaha M3 tersebut.
Aryesi mulai merasa curiga. Pasalnya, lokasi yang disebut sebagai tujuan untuk menjemput seseorang merupakan desa tetangga yang jaraknya tidak terlalu jauh.
Meski mulai menaruh curiga, korban masih menunggu dengan harapan sepeda motornya segera dikembalikan.
Namun hingga 24 jam berlalu, terduga pelaku tak kunjung kembali. Motor yang awalnya hanya dipinjam untuk pergi sebentar pun akhirnya diduga dibawa kabur.
Merasa dirugikan, Aryesi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kepahiang. Dalam laporan tersebut, korban juga menyerahkan rekaman kamera CCTV yang diharapkan dapat membantu pihak Kepolisian mengungkap keberadaan terduga pelaku.
“Sudah saya bikin LP di Polres Kepahiang, serta ada saya sertakan video rekaman CCTV,” sampai Aryesi.
Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang, Ipda Abdullah Barus, SH, membenarkan adanya laporan tersebut.
Ia sampaikan, laporan terkait dugaan penggelapan dan pencurian sepeda motor itu telah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh pihaknya.
“Benar, sudah masuk dan sudah saya baca, bakal kami tindaklanjuti,” sampai Barus.
