SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Warga Kelurahan Pensiunan, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, dihebohkan dengan keributan rumah tangga yang terjadi di sebuah kontrakan, Kamis (15/1/2026).
Peristiwa tersebut tengah viral di media sosial dan menjadi perbincangan warganet.
Keributan itu diduga dipicu oleh seorang pria berinisial J-U yang disebut-sebut kembali menikah tanpa sepengetahuan istri pertamanya.
Insiden terjadi di sebuah rumah kontrakan yang ditempati J-U bersama seorang perempuan yang belakangan diakui sebagai istri keduanya.
Berdasarkan informasi yang beredar dan hasil konfirmasi, keributan bermula saat istri pertama J-U bersama anak dan anggota keluarga lainnya mendatangi kontrakan tersebut. Kedatangan mereka dipicu oleh kecurigaan lantaran J-U tidak pulang ke rumah selama beberapa hari.
Setelah ditelusuri, pihak keluarga mengetahui keberadaan J-U di sebuah kontrakan di Kelurahan Pensiunan. Saat dilakukan penggerebekan, keluarga mendapati adanya seorang perempuan lain yang tinggal bersama J-U di lokasi tersebut.
Mengetahui hal itu, cekcok mulut pun tak terhindarkan antara istri pertama dan perempuan yang diduga istri kedua J-U.
Keributan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua RT 03 Kelurahan Pensiunan, Hendri, serta sejumlah warga sekitar.
Pemilik kontrakan, Hasanusi, mengatakan bahwa saat peristiwa terjadi dirinya tidak berada di lokasi. Namun ia membenarkan bahwa J-U dan perempuan tersebut memang menempati kontrakannya.
“Pengakuan dari J-U, perempuan itu adalah istri keduanya. Saat kejadian, istri pertama dan anaknya datang ke kontrakan sehingga terjadi keributan,” ungkap Hasanusi.
Hasanusi juga menyampaikan bahwa J-U dan istri keduanya baru tinggal di kontrakan tersebut kurang dari satu bulan. Bahkan sebelum insiden terjadi, ia mengaku telah meminta keduanya untuk segera pindah dari kontrakan.
“Pasca kejadian penggerebekan itu, J-U dan istri keduanya sudah pindah dari kontrakan saya,” tambahnya.
Peristiwa ini diduga terjadi karena J-U menikah lagi tanpa meminta izin atau sepengetahuan istri pertamanya. Meski tidak menimbulkan korban, kejadian tersebut sempat mengundang perhatian warga dan aparat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait proses hukum lanjutan dari pihak kepolisian.(mat)












