RSUD Kepahiang Siapkan Layanan KJSU-KIA Pada 2026

SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepahiang mengambil langkah strategis dengan mempersiapkan layanan KJSU-KIA yang mencakup layanan prioritas Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi serta Kesehatan Ibu dan Anak. Layanan medis ini direncanakan mulai dioperasikan pada tahun 2026 mendatang.

Direktur Utama RSUD Kepahiang, dr. Febi Nursanda, menjelaskan bahwa rumah sakit telah menggelar Forum Konsultasi Publik pada Selasa, 16 Desember 2025 lalu untuk meminta masukan dari publik, pemerintah daerah hingga pihak ketiga terkait kesiapan layanan kesehatan nanti.

“Pentingnya memulai layanan KJSU-KIA ini mendorong kami membuka ruang kritik dan saran dari berbagai pihak. Namun selain sarana dan prasarana, yang menjadi tantangan utama saat ini adalah ketersediaan sumber daya manusia (SDM),” ungkap Febi.

Ia menambahkan bahwa dokter spesialis jantung untuk menunjang layanan masih belum tersedia di RSUD Kepahiang. Pihak rumah sakit pun berencana menggelar pertemuan khusus guna menggaet dokter jantung bekerja sama dengan RSUD dalam waktu dekat.

Kendati begitu, Febi memastikan pihaknya terus berupaya menyiapkan seluruh dukungan agar layanan kesehatan prioritas ini berjalan optimal saat diluncurkan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepahiang, Dr. Hartono, M.Pd, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kepahiang terhadap peningkatan layanan rumah sakit.

Hartono menyebut bahwa sarana dan prasarana rumah sakit yang belum mencukupi akan segera diusulkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

“Kita dorong agar sarana prasarana layanan KJSU ini segera terpenuhi, termasuk SDM pendukungnya. Jangan sampai bangunannya sudah ada dan alat lengkap, tetapi SDM belum tersedia,” tegas Hartono.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Dr. H. Tajri Fauzan, SKM M.Si, yang menyatakan bahwa dukungan fasilitas pendukung layanan KJSU hingga saat ini hampir lengkap.

Namun, kata Tajri, masih ada sejumlah titik khususnya selasar atau lorong penghubung antar gedung yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan tahun mendatang.

“Kita upayakan perbaikan selasar ini melalui dana DAK, tetapi belum bisa direalisasikan tahun ini karena keterbatasan alokasi anggaran. Harapannya, rumah sakit bisa memanfaatkan dana BLU untuk pembangunan selasar tersebut,” jelas Tajri.

Persiapan intensif terus dilakukan agar layanan KJSU-KIA RSUD Kepahiang bisa segera dinikmati masyarakat tanpa kendala berarti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *