SEMARAKPOST – KEPAHIANG | RA(16) yang masih berstatuskan pelajar ditemukan warga terkapar dijalan desa Tertik menuju desa Temdak dengan keadaan tubuh berlumuran darah. Rabu (16/7/2025)
Warga yang melihat kejadian tersebut sontak ambil inisiatif untuk membawa korban ke RSUD Kepahiang untuk segera mendapatkan penanganan medis.
Diketahui sebelumnya bahwa RA berjalan dengan pasangannya GT(19) yang sekaligus menjadi pelaku dalam peristiwa berdarah ini.
Maksud hati ingin jalan-jalan malam kamis selayaknya pasangan muda lainnya, ternyata malam kamis tersebutlah menjadi malam naas bagi korban (RA).
Saat diperjalanan GT mengambil kesempatan untuk melakukan pencurian terhadap RA yaitu pasangannya sendiri. Dengan memanfaatkan kondisi jalan yang sepi, GT memberentikan kendaraan korban yang saat itu ia bawa.
Sempat melakukan perlawanan, namun apa daya GT yang saat itu sudah menyiapkan sebilah senjata tajam membuat usaha RA sia-sia. RA mengalami luka sayatan ditubuhnya hingga tak berdaya.
Kapolres Kepahiang AKBP M Faisal Pratama, melalui Kasat Reskrim AKP. Dennyfita Mochtar yang disampaikan langsung oleh kanit Pidum IPTU Irwansyah SH mengatakan Kepolisian Polres Kepahiang berhasil mengamankan GT dirumahnya, bersama barang bukti sebilah pisau.
“Pelaku berhasil kita amankan dirumahnya dan sudah kita amankan di Polres Kepahiang untuk diminta keterangan,” kata Kanit Pidum, Irwansyah. Kamis (17/7/2025)
Sementara itu Korban dikabarkan sudah dirujuk ke RSUD Lubuk Linggau, Sumatera Selatan untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
“Iya tadi malam ada pasien dengan korban pembacokan, namun sekarang sudah dirujuk ke RSUD Lubuk Linggau,” ujar Dr. Febi selaku direkrur RSUD Kepahiang.(mat)













