SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Lagi, lagi dan lagi, media sosial Kabupaten Kepahiang dikeruhkan dengan pemberitaan asusila. Sabtu (29/11/2025)
Hingga hampir akhir tahun, macam-macam asusila sudah gemparkan media sosial maupun masyarakat Kepahiang langsung.
Mencoba mengingat kembali, kasus viral yang sempat menghebohkan Kepahiang yakni seorang pria menyetub*hi hewan menjadi pembuka kasus asusila pertama di Kepahiang selama 2025.
Disusul dengan kasus oknum kades yang kepergok selingkuh dan berakhir dinikahkan juga sempat gemparkan medsos, dengan banyaknya drama, namun berakhir dengan pemecatan.
Lalu sempat juga datang kabar burung oknum salah satu Kepala Sekolah yang terlibat perselingkuhan, namun kasus ini menghilang tanpa jejak.
Selanjutnya yang sempat heboh dan diproses secara hukum yakni oknum guru olahraga Sekolah Dasar (SD), korbannya yang masih anak-anak membuat netizen menolak lupa hingga hari ini.
Tidak lama berjarak waktu, oknum ketua RT di salah satu Kelurahan di Kabupaten Kepahiang yang menjadi sorotan publik, kepergok di salah satu hotel membuat dirinya berurusan dengan hukum adat dan berakhir pemecatan.
Bergeser sejenak dari lingkungan pemerintahan, mari mengingat kembali kasus yang sempat gempar tentang pelecehan asusila terhadap anak kandung, hubungan terlarang antara anak dan bapak kandung tersebut mencuat ke publik usai kedoknya terbongkar oleh istrinya sendiri.
Baru-baru ini juga digemparkan, jika tadi anak kandung, antara bapak dan anak tiri juga pernah tercatat oleh tim redaksi kami sebagai salah satu kasus asusila viral ditahun 2025 di Kepahiang. Dengan tagline bapak tiri adalah maut menjadikan kasus ini salah satu kasus yang sangat viral di Kepahiang.
Tidak berhenti disana, dipenghujung tahun 2025 kembali gempar dengan kasus asusila lagi.
Tercatat ada dua kasus asusila yang menarik perhatian netizen diujung tahun 2025.
Yang pertama datang dari dunia kesehatan, salah satu oknum Kepala Puskesmas yang kasusnya kini masih menggantung. Sempat diberitakan soal perselingkuhannya yang terbongkar, namun berita itu sempat dibantah lantaran pengakuannya terhadap atasan tidak melakukan hal tersebut.
Hingga saat ini, netizen masih menunggu keputusan dan fakta yang terjadi terhadap kasus salah satu oknum Kepala Puskesmas tersebut.
Hanya berselang sehari dari viralnya kasus Kepala Puskesmas, muncul lagi dari dunia olahraga Kepahiang.
Oknum pelatih futsal yang melakukan pelecehan terhadap salah satu atletnya yang dibawa dalam turnament Nasional di Bekasi.
Hingga saat berita ini diterbitkan, pihak keluarga korban dan pelaku memutuskan memilih untuk berdamai.
Dua kasus terakhir ini masih dalam proses pantauan, terakhir saat wartawan semarakpost.com menelphone Sekda Kepahiang, Hartono menyampaikan akan memanggil yang bersangkutan untuk diminta keterangan.
“Nanti, sekarang saya masih di luar kota, nanti kita akan panggil, seperti apa prosedurnya kita lihat nanti,” singkat Hartono dalam telphone, Kamis (27/11/2025).
Itulah deretan kasus asusila yang gegerkan (Viral) Kabupaten Kepahiang selama 2025.
Kasusnya yang beruntun dengan prihal dan modus yang sama antar kasus yang lain membuat netizen merasa dejavu saat melihatnya.
“Lah Kepahiang lagi, kapan berita Kepahiang ini bagus-bagus,” tulis akan bernama Resti di kolom komentar.(mat)













