SEMARAKPOST | KEPAHIANG – Empat dari tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Kepahiang, Kepahiang Bengkulu telah memulai pengadaan kendaraan roda tiga untuk pengangkutan sampah di pusat kota.
Kendaraan ini dibeli dengan menggunakan dana kelurahan masing-masing pada tahun anggaran 2025.
Camat Kepahiang, Herman Zamzari mengatakan pengadaan kendaraan ini memang tidak bisa langsung, dan harus secara bertahap mengikuti sesuai aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Dari tujuh kelurahan kita, empat kelurahan itu sudah mulai pengadaan kendaran roda tiga itu. Sisanya akan menyusul,” kata Herman, Kamis (22/5/2025).
Kendaran ini akan digunakan masyarakat untuk mengelola dan mengangkut sampah dari rumah tangga.
Masyarakat nanti dilibatkan aktif, dan membentuk kelompok usaha bersama (KUB) dalam mengelola, dan mengoperasikan kendaraan roda tiga tersebut.
KUB yang akan menunjuk petugas untuk mengangkut sampah dari rumah-rumah. Gaji petugas dan operasional kendaraan akan ditanggung dari iuran yang dikumpulkan masyarakat.
“Dan untuk KUB ini, juga sudah ada sekitar tiga kelurahan yang telah selesai membentuknya. Sisanya terus berproses,” ujar dia.
Saat program ini berjalan, petugas yang ditunjuk akan menjemput sampah dengan sistem selang hari, seperti dua atau tiga hari sekali untuk beberapa gang atau lingkungan RT.
Sesuai jadwalnya, di daerah yang ada penjemputan sampah, nantinya akan ada kendaraan truk pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan selanjutnya sampah-sampah tersebut diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Seberang Musi.
“Dengan sistem seperti ini, tidak lagi dibutuhkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang mengganggu. Sampah domestik rumah tangga dijemput petugas KUB di kelurahan, langsung dipindahkan ke truk DLH, dan diangkut ke TPA,” ungkap Herman.(mat)













