SemarakPost.Com | Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memberikan keterangan terkait insiden penembakan di kediaman salah satu pejabat utama Polri pada Jumat (8/7), yang juga melibatkan dua personel Polri yakni Brigadir J dan Bharada E. Untuk mengusut tuntas kasus kontak tembak tersebut, Kapolri membentuk tim khusus dengan menjamin objektif dan transparan selama proses hukum berjalan.
“Saya telah membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Pak Wakapolri, Pak Irwasum, kemudian ada Pak Kabareskrim, Pak Kabik (Kabaintelkam) kemudian juga ada AS SDM, karena memang beberapa unsur tersebut harus kita libatkan termasuk juga fungsi dari Provos dan Paminal,” jelas Kapolri di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (12/7). Dikutip dari akun facebook resmi @divisi humas polri
Kapolri juga menjelaskan, tim khusus akan menggandeng pihak eksternal Komnas HAM dan Kompolnas, sehingga penyelidikan dan penyidikan kasus dapat dilakukan secara objektif dan transparan.
“Semua ini akan kami sampaikan pada saat semua hasil proses penyelidikan, penyidikan, dan temuan-temuan yang bisa didapat oleh tim gabungan internal dan eksternal ini menjadi satu kesatuan. Yang kemudian jadi kesimpulan untuk melengkapi apa yang saat ini sedang dilaksanakan oleh penyidik dan juga oleh tim internal yang menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan kepolisian.” pungkas Kapolri. (hen)













