Tragis! Dibuang Bayi Ini Ditemukan Masih Hidup Dengan Belatung Disekitaran Tali Pusat

0
6.261 Kali dibaca
Bagikan

SemarakPost.Com | Kepahiang – Bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di gunung jalan lintas Kepahiang-Bengkulu Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang, Bengkulu pada Minggu pagi (22/08/2021) sekitar pukul 08.55 WIB.

Setelah mendapatkan Informasi, Personil Polsek Kepahiang bersama Bhabinkamtibmas Desa Tebat Monok segera mendatangi TKP yang di Pimpin langsung Kapolsek Kepahiang AKP. Kadi Karjito.

“Benar ditemukan seorang bayi perempuan di gunung dengan kondisi masih hidup,” ujar Kapolres Kepahiang AKBP Suparman, SIK., MAP melalui Kapolsek Kepahiang AKP Kadi Karjito.

Diungkapkannya, kronologi penemuan bayi bermula ketika Holidin (54/Saksi) bersama temannya Darmawi (43) ingin mengecek Bunga Raflesia di Gunung Jalan Lintas Kepahiang – Bengkulu Desa Tebat Monok.

“Saksi yang saat itu sedang berjalan masuk ke dalam hutan mendengar suara tangisan bayi. Setelah diselidiki asal dari suara tangisan, kedua Saksi menemukan Bayi dengan jenis kelamin perempuan yang sudah di bungkus kain panjang berwarna merah, memakai baju dan popok warna pink serta kaos tangan dan bedong berwarna biru,” terang Kapolsek Kepahiang.

Adapun bayi yang ditemukan memiliki Panjang 46 Cm serta berat 2300 Gram, Lingkar Dada 34 Cm, Kepala 31 Cm, tali pusat sudah di potong dan dijepit klem.

“Dugaan sementara bayi tersebut baru berumur 1 hari dan dilahirkan oleh Bidan,” bebernya.

Tidak hanya itu, saat diketemukan kondisi tubuh bayi juga dalam keadaan miris dimana punggung belakang lebam, lecet dan gores sepanjang 2 cm, seputaran tali pusat dan kemaluan ada belatung, luka lecet di kemaluan, luka lecet di kaki punggung, kaki bayi penuh dengar kotoran, luka lecet punggung kaki kiri 0,5 cm serta luka lecet diatas mata kaki kanan sepanjang 1 cm.

“Untuk saat ini bayi sudah dilarikan ke RSUD Kepahiang guna mendapat pertolongan lebih lanjut,” demikian Kapolsek. (San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here