Ormas & LSM Demo Minta KPK Turunkan Tim Khusus Untuk Telusuri Aset Daerah Kepahiang

0
434 Kali dibaca
Forum Diskusi Ormas dan LSM dan masyarakat menyampaikan orasi didepan Kantor Bupati Kepahiang, Rabu pukul 11.00 wib (30-5-2018).
Bagikan
Forum Diskusi Ormas dan LSM dan masyarakat menyampaikan orasi didepan Kantor Bupati Kepahiang, Rabu pukul 11.00 wib (30-5-2018).

SemarakPost.com – Puluhan masa yang mengatasnamakan Forum Diskusi Ormas LSM dan Masyarakat Anti Korupsi, Demo didepan Kantor Bupati Kepahiang, Rabu pukul 11.00 wib, (30-5-2018). Ada 5 tuntutan yang disampaikan saat aksi. Salah satunya, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menurunkan tim khusus untuk menelusuri semua aset-aset Daerah Kabupaten Kepahiang, karena diduga sarat dengan korupsi.

Untuk lengkapnya, 5 (lima) point tuntutan pendemo meliputi :

1. Meminta pihak pemerintah Kabupaten Kepahiang ikut serta menyatakan perang terhadap korupsi.

2. Mendesak KPK ikut melakukan kontrol pengawasan dan menurunkan tim khusus untuk terjun langsung ke Kabupaten Kepahiang guna menelusuri sejumlah dugaan korupsi yang berskala besar dan diduga melibatkan oknum-oknum pejabat nakal, yang bermental korup terkait sejumlah proyek infrastruktur, pengadaan barang dan jasa milik Pemerintah.

3. Meminta KPK menurunkan tim khusus untuk menelusuri semua aset daerah Kabupaten Kepahiang, baik yang bergerak maupun tidak bergerak, terhitung dari 2006 sampai 2017 senilai ratusan milyar lebih. Karena diduga sarat dengan korupsi, bahkan aset milik Pemerintah Kabupaten Kepahiang itu tak jelas keberadaanya.

4. Meminta KPK mengambil alih pengusutan proyek pembangunan Masjid Agung Kabupaten Kepahiang yang telah menelan dana milyaran rupiah. Karena terindikasi kuat adanya praktek-praktek penyimpangan dan sarat KKN.

5. Meminta pihak pemrintah Kabupaten Kepahiang membuat peryataan secara tertulis menyatakan sikap menolak semua bentuk budaya sogok jual beli jabatan, menghindari segala bentuk suap fee proyek dan bersedia menempatkan ASN sesuai tupoksi dan kemampuan.

Orasi disampaikan secara bergantian oleh 4 orator. Masing-masing, Rustam Efendi, Saipul, Heru dan Jaya Prawira. Setelah sekitar 30 menit berorasi didepan Kantor Bupati yang juga dihadiri Wakil Bupati Kepahiang Neti Herawati SSos, Sekda Zamzami Zubir SE MM dan Kepala Kantor Kesbangpol, Burlian. 7 perwakilan pendemo dipersilahkan masuk ke dalam Kantor Bupati selanjutnya diskusi di ruang Aula Setda pukul 11.30 wib yang dihadiri sejumlah OPD dengan pengawalan ketan aparat kepolisian Polres Kepahiang. Sebelumnya pukul 10.00 wib masa melakukan orasi di tugu Pasar Kepahiang sembari mengumpulkan koin.

Rustam mengatakan, aksi damai itu digelar dalam rangka menyikapi beberapa kasus korupsi di Kabupaten Kepahiang yang masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) dan layak dituntaskan oleh pihak-pihak penegak hukum.
“Kita semua sepakat, karena korupsi adalah musuh kita bersama dan wajib dicegah. Maka dari itu diperlukan kesadaran bersama bagi segenap elemen masyarakat yang sadar akan bahaya laten korupsi dan ini wajib didukung oleh Pemerintah,” sampai Rustam.

Sementara Sekda Kepahiang menyampaikan, bahwa Bupati Kepahiang Dr Hidayattullah Sjahid tidak bisa hadir karena sedang berada di Jakarta untuk menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan. Sekda menilai apa yang disampaikan forum diskusi ormas LSM dan masyarakat anti korupsi ini adalah suatu bentuk niat baik.
“Pemerintah Daerah juga sepakat bahwa apapun bentuknya, tujuanya adalah untuk kemajuan Kabupaten Kepahiang tercinta. Kami sambut baik diskusi ini dengan harapan endingnya baik,” ujar Sekda.

Dibagian Lain, Wabup Neti Herawati menyampaikan, Pemerintah Daerah Kepahiang menyambut baiik diskusi itu dan menilai bahwa apa yang disampaikan saat orasi adalah suatu kritikan untuk membangun.
“Mari kita satukan niat untuk mensejahterakan masyarakat Kepahiang sesuai tupoksi masing-masing. Terkait tuntutan yang disampaikan forum diskusi, kita sepakati,” singkatnya.(BBB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here