Curi Kopi Di Kebun Warga, Pria Ini Diamankan Polres Kepahiang

SEMARAKPOST – KEPAHIANG | Konferensi Pers Polres Kepahiang ungkap kasus pencurian kopi di wilkum Kabupaten Kepahiang yang terjadi di Kecamatan Tebat Karai. Rabu (29/5/2024).

Pada tahun 2024 angka harga kopi mencapai Rp.60.000 – Rp.70.000 di Kabupaten Kepahiang. Hal ini tidak menutup kemungkinan menyebabkan tidak kejahatan lantaran kopi memiliki nilai jual yang mahal.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Tebat Karai, pada 25 Mei lalu Polsek Tebat Karai menerima Laporan Polisi (LP) dari salah satu warganya bahwa telah terjadi pencurian yang berlokasi di kebun.

Kapolres Kepahiang, AKBP. Eko Munarianto, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP. Sujud Alif Yulamlam, S.IK dalam Press Release menuturkan, peristiwa pencurian kopi merah ini terjadi saat korban sedang tidak berada di kebun.

“Korban saat kejadian tidak ada di lokasi, korban saat itu berada di rumah dan hanya menerima informasi bahwa kebun miliknya sedang dicuri orang.” sampai AKP. Sujud Alif Yulamlam, S.IK

Kejadian bermula dari ES (Korban) menerima telpon dari temannya yang mengatakan dia melihat ada orang yang mengambil kopi milik korban di kebunnya. Mendengan pernyataan itu, korban sontak langsung bergegas menuju kebunnya yang berada di Rimbo Donok Desa Penanjung Panjang Atas. Korban menanyakan kepada tetangga kebunnya tentang pernyataan yang baru saja ia dengar.

Benar saja, tetangga kebunnya mengatakan bahwa baru saja ada 3 orang lewat depan kebunnya menggunakan sebo. Ketiga orang ini membawa 3 karung kopi basah dan menggunakan 3 sepeda motor.

Setelah memastikan kopi miliknya benar dicuri, ES langsung melaporkan kejadian ke Polsek Tebat Karai. Bekerja sama dengan Polres Kepahiang, Kasat Reskrim, Kanit Pidum melakukan penyelidikan terhadap tindak kejahatan untuk mengumpulkan informasi dan identitas pelaku.

Pada tanggal 27 Mei Polsek Tebat Karai bersama Polres Kepahiang yang dipimpin langsung oleh kasat Reskrim Polres Kepahiang dengan membawa personil Elang Juvi berhasil amankan satu pelaku yang berinisial (DE) berserta barang bukti kopi basah dan satu unit sepeda motor Honda Blade hitam.

(DE) mengaku telah melakukan pencurian kopi dengan cara memetik langsung dari pohonnya.

“Pelaku ini memang mempersiapkan keranjang dan juga karung untuk mengambil kopi milik korban. Aksi pencurian ini dilakukan oleh pelaku dengan cara memetiknya sendiri saat biji kopi masih ada di batang,” ujar Kasat Reskrim.

Selain (DE) Polres Kepahiang juga amankan (DO) yang mana juga terlibat dalam kasus pencurian ini. (DO) diamankan lantaran atas tempat penada dari hasil barang curian ini. Sedangkan 2 pelaku lainnya sedang dalam tahap pencarian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *