Geledah Kantor BPPRD Kota Jambi, Tim Jaksa Penyidik Sita Lebih dari 10 Dokumen

SemarakPost.Com | Jambi – Sebagai upaya nyata dalam penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi di Kota Jambi, Kejaksaan Negeri Jambi melalui Tim Jaksa Penyidik melaksanakan Penggeledahan / Pencarian Barang Bukti / Bukti-bukti di Kantor Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Jambi atas tersangka berinisial “S” selaku Kepala BPPRD Kota Jambi, Selasa (29/06/2021).

Penyitaan terhadap beberapa dokumen oleh Jaksa Penyidik tersebut, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : PRINT–01a/L.5.10/Fd.1/06/2021 tanggal 17 Juni 2021 dan Surat Perintah Penggeledahan Nomor : PRINT-06/L.5.10/Fd.1/06/2021 tanggal 25 juni 2021 perkara Tindak Pidana Korupsi Dalam Pembayaran Dana Insentif Pemungutan Pajak Daerah Pada Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA) / Badan Pengelolaan Pajak Dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi Tahun Anggaran 2017 s.d. Tahun 2019.

Pada prosesnya, tim penyidik menggeledah beberapa ruangan seperti ruangan Kepala BPPRD Kota Jambi yang sudah menjadi tersangka dan ruangan bendahara bagian keuangan. Dalam waktu sekitar 3 jam, tim penyidik akhirnya berhasil menemukan dokumen di ruangan tersebut untuk di bawa ke Kejaksaan Negeri Jambi

“Sejumlah dokumen terkait pembayaran insentif dari tahun 2017 hingga 2019 berhasil disita oleh tim penyidik. Ada lebih 10 item dokumen diamankan oleh tim penyidik Kejaksaan Negeri Jambi,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Jambi Fajar Rudi Manurung, S.H., M.H didampingi Kepala Seksi Intelijen Rusydi Sastrawan, S.H., M.H.

Sebelumnya, pada tanggal 17 Juni 2021 Kejari Jambi telah menetapkan tersangka pada perkara tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Jambi dalam kasus pemotongan dana insentif pemungutan pajak selama tiga tahun yang dilakukan oknum Kepala Dinas dengan jumlah potongan kurang lebih mencapai Rp 1,2 Miliar.

“Tersangka Melanggar pasal 12 huruf e Undang-Undang R.I Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan undang-Undang RI Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 64 KUHPidana atau Pasal 12 huruf F Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang R.I Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 64 KUHP,” jelasnya.

Adapun pelaksanaan pencarian barang bukti tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Irvino Rangkuti, S.H., M.H dan diikuti oleh Kepala Seksi Intelijen Rusydi Sastrawan, S.H., M.H, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara M. Gempa Awaljon Putra, S.H., M.H beserta Tim Penyidik pada Kejaksaan Negeri Jambi. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *