Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
292 Kali dibaca
SMSI, Waka DPR RI Aziz Syamsudin Ingatkan Media tidak Terjerat UU ITE
Bagikan

SemarakPost.com | Jakarta – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar bimbingan teknis penguatan news room SIBERINDO.CO yang merupakan media dengan anggotanya adalah media-media yang tergabung di SMSI secara nasional. Kegiatan Bimtek akan berlangsung selama 2 hari, yakni Rabu-Kamis 5-6 Agustus 2020 di Pakons Prime Hotel, Tanggerang dan dihadiri pengurus SMSI baik pusat maupun daerah.

Dalam Bimtek tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Aziz Syamsuddin, mengingatkan perusahan siber yang tergabung dalam Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) agar tidak terjerat pasal 28 UU ITE menjelang pilkada. Menurutnya, pasal 28 UU ITE yaitu memuat berita yang menyebarkan kebencian, mendiskreditkan pihak tertentu, fitnah, dan sejenisnya.

“Saya berharap, semua yang terlibat dalam produk pers (Siber) memahami Undang-Undang tentang Pers, peraturan media dan ITE. Kalau tidak didalami maka manfaat bagi masyarakat tidak tercapai. Melalui SMSI, mari kita dalami UU ini agar menjadi bermanfaat dan menjadi ibadah bagi kita,” kata Aziz.

Dia mengingatkan, bila sebuah media menyiarkan berita bohong, kebencian, atau fitnah dan semacamnya, bila nanti harus berhadapan dengan hukum bukan hanya wartawannya, tetapi juga perusahaannya.

“Semua harus berjuang, seperti saya sekarang di DPR, bukan serta merta. Ada proses panjang. Sebelumnya, sebagai advokat juga berpikir bagaimana memberikan yang terbaik. Inna akmalu binniat,” ulas Aziz, sambil menyitir motto: Fiat justitia ruat caelum (hendaklah keadilan ditegakkan, walaupun langit akan runtuh), istilah di dunia peradilan yang diucapkan Lucius Calpurnius Piso Caesoninus pada 43 SM.

Sebelumnya, Ketua Umum SMSI, Firdaus menginformasikan, siberindo.co merupakan salah satu program prioritas SMSI, setelah pendataan dan verifikasi anggota.

“Saat ini sudah ada 1.147 perusahaan di 34 provinsi yang bergabung dengan SMSI.

Selanjutnya di kota dan kabupaten juga akan dibentuk. Diharapkan ke depan, SMSI bisa menjadi alternatif penyampaian informasi yang memberikan manfaat,” katanya.

Terkait dengan Siberindo.Co yang dibangun oleh SMSI, sebenarnya adalah UMKM, yang di dalamnya perusahaan-perusahaan media kecil.

Bintek selama dua hari ini dihadiri wakil dari13 provinsi, dan diisi dengan materi berupa penjelasan teknik pengelolaan newsroom oleh Zakmi, Direktur Pemberitaan, bersama Tatang dan Ito dari DKI, kemudian Membangun Jaring Laba-laba dalam Mendulang Informasi untuk Mengejar Dominasi oleh Ketua Bidang Pengembangan Usaha Ilona Juwita, lalu Membangun Laba-laba Nusantara oleh Hendy Ch Bangun, serta dialog bisnis digital.

Rata-rata peserta menyambut baik, dan ditindaklanjuti di daerah.

“InshaAllah, SMSI Jatim akan menyampaikan hasil Bimtek di perusahaan pers daerah,” kata Makin Rahmat, Ketua SMSI Jatim.(**)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *