Pungli : Pemberi Dan Penerima Sama-sama Melanggar Hukum

0
200 Kali dibaca
Bagikan

SemarakPost.Com REJANG LEBONG – Bupati Rejang Lebong Hijazi mengatakan, selama ini masih banyak perangkat desa yang karena
ketidaktahuannya melakukan kesalahan dalam melaksanakan tugas. Terlebih
dalam pengelolaan dana desa. Hal itu dikemukakan Hijazi saat membuka sosialisasi Saber Pungli, Selasa, (24/4).

“Dana ADD/DD yang dikucurkan ke desa mencapai Rp 1
miliar per tahun. Ini bisa jadi persoalan jika tidak dikelola secara benar. Sementara pendamping belum memberikan pendampingan secara
rutin. Nah, untuk keamanan inilah Rejang Lebong memerlukan bimbingan Saber Pungli,” tutur Bupati.

Sosialisasi diikuti para camat, kades dan lurah. “Melalui sosialisasi Saber Pungli diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh camat, kades dan
lurah. Sehingga, pelayanan bebas dari Pungli,”
kata Bupati.

Selain itu, Bupati juga bermaksud melaksanakan Bimtek Pengelolan ADD/DD.
Khususnya Bimtek tentang perencanaan pembangunan. “Sehingga dana ADD/DD
yang dikucurkan ke desa dalam jumlah besar itu benar-benar sesuai harapan yang dapat
meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” demikian Bupati.

Usai menyematkan pin Saber Pungli kepada Bupati dan Ketua DPRD, Wakapolres
Rejang Lebong, Kompol. Hardinata, SIK langsung menyampaikan materi
sosialisasi. “Kegiatan yang rawan dugaan Pungli.
Diantaranya, sektor pendidikan, pertanahan, penegakan hukum, administrasi
kependudukan. Serta cukai dan pajak. Potensi Pungli di desa ada 2. Yakni,
bidang pertanahan dan pelayanan publik. Misalnya dalam pengukuran tanah
yang tidak boleh ditarik biaya tapi masih dikenakan biaya. Begitu juga
dalam pelayanan publik. Potensi Pungli inilah yang akan kita hilangkan,” jelas
Wakapolres.(CCC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here